Share Your Words to the World

10 langkah dalam membuat buku

Posted on: Juni 6, 2009

Sebuah buku, berfungsi untuk mempresentasikan informasi yang terkandung dalam buku kepada pembacanya.  Setiap buku harus memiliki isi yang menarik sehingga pembaca tertarik untuk mendalami isi dari buku tersebut.  Isi dari buku panduan pun, harus memiliki nilai manfaat yang dapat diaplikasikan oleh para pembacanya.  Buku yang baik, adalah buku yang mampu mentransformasikan isinya dari penulis ke pembacanya.  Oleh karena itu, seorang penulis buku yang baik, hendaknya dapat memposisikan dirinya sendiri sebagai pembaca, sehingga ia dapat mengevaluasi tulisannya apakah tulisan tersebut mampu dimengerti oleh pembaca, atau justru sebaliknya.

Membuat buku tidak dapat dikatakan mudah atau sulit.  Hanya saja, dalam pembuatannya ada beberapa langkah yang apabila diikuti akan mempermudah dalam penulisan sebuah buku.  Berikut adalah 10 langkah dalam membuat buku.

1.  Gagasan atau ide

Langkah pertama yang harus diambil adalah mengumpulkan ide atau gagasan dalam membuat sebuah buku.  Misalnya, ide untuk membuat buku paduan praktik kerja lapangan.  Gagasan ini mucul dikarenakan adanya fenomena yang berlangsung di tempat bekerja.  Fenomena yang berlangsung adalah tidak adanya pelatih untuk memberi pelatihan kepada siswa maupun mahasiswa yang mengikuti program PKL di tempat kerja tersebut.

Fenomena tersebut melahirkan sebuah gagasan menarik yaitu membuat buku panduan kegiatan praktik kerja lapangan yang harus dilakukan oleh peserta PKL.  Dengan demikian, peserta PKL mendapatkan informasi tertulis dari buku panduan tersebut, tanpa perlu melibatkan terlalu banyak karyawan yang masih harus melakukan tugas lain.

2.  Fokus pada gagasan

Tahap selanjutnya, saat membuat buku, kita harus fokus pada gagasan yang telah diciptakan.  Fokus pada gagasan ini berarti menyelami lebih dalam tentang ilmu dan pemahaman dari gagasan yang akan kita tulis dalam buku.  Apabila kita telah menetapkan gagasan apa yang akan kita bahas, untuk memperkuat ilmu yang akan kita representasikan dalam buku yang akan ditulis, kita dapat menambah referensi dari sumber lain, tentunya dengan mencantumkan sumber tulisan agar tidak dianggap sebagai pelagiator.

3.  Membuat kerangka buku

Seperti halnya sebuah karangan, dalam menulis buku hendaknya dibuat kerangkanya terlebih dahulu.  Hal ini dilakukan agar penulisan terarah dan tetap fokus pada gagasan yang akan disampaikan, tidak melenceng ke persoalan lain yang sebetulnya tidak perlu dibahas dalam buku tersebut.

Kerangka juga mempermudah dalam penulisan dan penyusunannya.  Dengan adanya kerangka dari buku yang akan dibuat, penulis akan lebih terarah dalam menulis buku, sehingga isi dari buku tersebut akan tertuju jelas pada hal-hal yang akan dijelaskan.

4.  Mulai menulis konsep

Saat pertama menulis satu buku, buku tersebut belum tentu berhasil ditulis dengan baik.  Penulis sebaiknya menulis apa-apa yang ingin ia sampaikan melalui tulisan.  Akan tetapi jangan terlalu berbangga pada apa-apa yang telah ia tulis.  Tulisan pertama pada dasarnya masih merupakan tulisan ‘kasar’ artinya tulisan tersebut masih perlu dipelajari dan juga masih perlu dibenahi agar menjadi tulisan yang lebih baik, yang dapat menginformasikan isinya dengan efektif.  Buku yang konsepsional akan memiliki hasil yang lebih baik daripada buku yang tidak dilandasi oleh konsep sama sekali.

5.  Pelajari tulisan

Hal yang paling sulit dilakukan oleh seorang penulis, adalah menilai tulisannya sendiri.  Secara alamiah mereka dapat menilai bahkan mengritik tulisan orang lain, akan tetapi mereka terkadang kurang dapat menilai tulisan mereka apalagi mengritik tulisan mereka sendiri.  Kendati demikian, setelah menulis suatu buku, sebaiknya tulisan itu dibaca kembali.  Biasanya, saat membaca kembali isi buku yang telah kita tulis, kita akan menemukan banyak kesalahan dalam tulisan tersebut.

Untuk lebih meyakinkannya, sebagai penulis dari sebuah buku, ada lebih baiknya kita meminta beberapa orang untuk membaca buku yang telah kita tulis.  Orang-orang tersebut dapat kita minta pendapatnya dan memberitahu kesalahan-kesalahan yang ada pada buku, dengan demikian kita akan lebih mudah dalam memperbaikinya.

6.  Improvisasi tulisan

Setelah mempelajari tulisan yang telah ada dan mengetahui adanya kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam tulisan, atau justru dalam tulisan tersebut terdapat hal-hal yang kurang perlu sehingga harus dieliminasi dari isi buku.  Kita harus mengimprovisasi tulisan tersebut.  Caranya, tentu saja dengan mengeliminasi hal yang dianggap kurang penting, memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam penulisan maupun penyusunan buku, serta memilih kosakata yang lebih baik, lebih efisien namun tidak mengurangi estetika dalam pengemasan tulisannya.

7.  Revisi

Revisi perlu dilakukan untuk memperbaiki semua tulisan.  Dalam beberapa kasus, biasanya saat revisi banyak penulis mengatakan revisi sama dengan penulisan ulang sebagian maupun seluruh isi buku.  Revisi ini bertujuan untuk membuat suatu karya tulis agar lebih baik dari sebelumnya.

8.  Pengeditan

Ketika revisi telah dilakukan, hal terakhir dalam menulis adalah ‘editing’ atau pengeditan.  Pengeditan dilakukan untuk membenahi penulisan (apabila ada penulisan ataupun penggunaan kosakata yang salah) juga membenahi tata letak tulisan dan penyusunan tulisan tersebut agar memiliki estika yang dapat menarik minat pembacanya.  Ketika pembaca telah memiliki minat untuk mengetahui isi dari tulisan tersebut, maka akan lebih mudah bagi mereka mengerti maksud dari tulisan yang kita buat.

9.  Merancang lay-out isi, background, dan cover

Penampilan dari sebuah buku, sangatlah mempengaruhi penyampaiam informasi yang terkandung di dalamnya.  Untuk itulah, selain isi, kemasan dari buku tersebut perlu diperhatikan lebih serius.  Paduan warna, kesesuaian jenis huruf, ketepatan ukuran huruf, penggunaan table, grafik, gambar dan lain sebagainya juga menentukan kualitas buku yang dibuat.  Tampilan isi buku yang menarik (dengan adanya perpaduan warna, pengaplikasian animasi dsb) akan merangsang indera pelihat agar tidak bosan saat membaca buku tersebut.  Dengan demikian, isi pun akan mudah tersampaikan.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah desain cover. Jilid buu, harus dirancang mewakili informasi yang terkandung dari isi buku tersebut.  Cover yang menarik dapat menumbuhkan minat untuk mengetahui lebih lanjut apa yang disampaiakan dalam isi.

10.  Penjilidan

Setelah penyususnan buku telah selesai, maka buku pun siap dijilid.  Telah banyak tempat yang memberikan jasa penjilidan sehingga Anda dapat menggunakan jasa tersebut, misalnya di tempat foto kopi atau percetakan.  Atau bila memungkinkan, Anda dapat menjilid sendiri (apabila Anda mampu untuk itu.)

Selamat mencoba!

Tag:

30 Tanggapan to "10 langkah dalam membuat buku"

Terima kasih, infonya brmanfaat. Mudah2an dpt dgn mudah saya terapkan. salam

wah, mantab,
boleh dijadiin referensi?

@dede
barusan arin mampir ke blognya yang mana lebih keren daripada punya saia (lagi2 hanya dapat mengelus dada, sabar riiin….)
iyah kalo mu bikin buku saia dukung lah!
SEMANGAT!!!!

@rian
referensi buat apa yah, kalo bole tau?

refrensi literature pengembangan proyek gitu lah, tugas, boleh y?

sok weh..
tapi yan, emang ini betul gitu?

bisa gak pake sumber baik itu tulisan terjemahan atau gambar/foto dari buku lain? apa ijin k penerbitnya dulu?

maksudnya apa ya yo?

di setiap karya kita kl masukin hasil karya orang ya emang wajib dicantumin sumbernya, baik berupa tulisan, terjemahan, gambar dll,
itu sama dengan kita ngehargain yang bikinnya, dan kita ga akan dibilang tukang ngopi, kan udah jelas2 ada sumbernya…

minta ijin penerbit untuk apa toh?
penerbit itu ga punya wewenang yang memonopoli bukunya ko, paling dia punya pasal2 dalam kontrak yang ngatur tentang distribusi, cetakan, royalti, ahli waris, gitu2 lah…
bahkan tentang pengangkatan novel (misal) ke layar tv atau layar lebar pun itu balik lagi ke penulis…
jadi kalo mau pake karya orang yah mending tanya penulisnya,
penulisnya lebih tau tentang kontrak dengan penerbitnya kayanya…

Waduh……………???????????????!!!!!!!!!!!!!!!!!!
.
.
Aq tmbah bingun9..

Help mE pLease……………………….?????????????????????!!!!!!!!!!!!!!!!

Waaah….bagus banget panduanya. Judul yg lain tentang hal-hal penulisan buku ada nggak.Misalnya aja tentang cara yg paling bagus untuk menerbitkan buku.

Makasih
‘salam’

ko kterangan kerangka’a gk lgkap cii..??
krangka’a gk d’uraian lge..
jd bngung hrs gmne..

mkkcii dh…
dh dlu yaa…
w mw mndi,,
w udh kbelet..
dah yaaa…

mau tanya nih, kakak ku suka buat syair di Fb. pengen rasanya di buatin buku, kebetulan di rumah punya percetakan sendiri. tp masih bingung nih, apa mesti buku yg kita buat di daftarkan agar ada hak patennya gitu? apalagi karya kakakku itu asli karya sendiri tanpa mengutip dari manapun. makasih yah…

tulisan ini sangat membantu bagi saya yang mau belajar nulis

Makasih infonya, sy sekarang lg coba membuat buku dari kumpulan tulisan di blog, mudah-mudahan bisa selesai dengan cepat. Salam

wah, bagus banget dapat ilmunya dari sini. kebetulan lagi belajar-belajar…🙂

salam

thx infonya.
mau tanya dong konsep dasar penyusunan buku ini kamu ambil dari mana?dari buku apa?saya perlu buat resensinya.makasih

Dari point 1-16 ini semua mengikuti melanium baru okey,okey saja tetapi nantinya akan kembali kepada kitab dengan demikian buatlah seperti kitab contohnya;Alkitab.

by
waon-pa

Du artinya Air dalam bahasa moni nia artinya Mama dalam bahasa Amungme
maka bola BUMI bu artinya mama MI artinya mama saya dan DUNIA hampir sama artinya.
So mari kita dari ujung bumi sampai dengan ujung bersatu hati untuk membagun daerah yang Tuhan berikan kepada kita dengan melestarikkan dengan baik mengikuti sifat Allam.
hormat dan salam
pb

OK,moga bisa renc buat buku…nih

Ajiipp…. Btw, untuk nomer 9 dan 10, biasanya penerbit yang akan melakukannya. Jadi, gak perlu repot. Penulis cukup kirim naskahnya ke penerbit atau agensi naskah dan Tring… tak lama lagi buku yang di covernya ada nama kita udah “mejeng” di Tobuk,😀

bisa di copas yach gk pak

thankqyu yaa……aku cewek berusia 20 tahun, aku sedang berusaha menyelesaikan sebuah buku yang berjudul “Ini Kisah Tentangku”….doakan yaa biar cepat selesai…:)

Terima kasih mas,..
Saya sedang ingin membuat buku tentang bisnis online dan akhirnya saya mendapatkan apa yang saya cari di blog ini..
semoga artikel yang ditulis mas bisa bemanfaat amin..

Reblogged this on My Sweet Home and commented:
referensi

Biasanya ditulis pakai font apa ? sizenya berapa ? kalau pakai align left boleh gak ?

Boleh tidak surat cinta yang di berikan ke pada pacar, lalu pacar tersebut membuat nya menjadi sebuah buku berupa kumpulan surat cinta ?

Terimakasih untuk informasinya ya

Makasih buat cara nya berhasil dan hasilnya lebih bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

skarang tanggal brapa cuy?

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Kategori, dulz ^_~

sepak terjang gwa sebagai blogger, (HWADEZIG!)

eksis

  • Tak ada

ANGGOTA MAFIA

  • 217,396 ORANG

on line… on line… on line… on line…

Twitter guweh….

  • @gevirucha tp penulis'a g lussssuuuhhhh dan eennnggggaaakk tua, iyukk, catet.. Btw thx y..(^o^)v 2 years ago
  • @intanLM Aku pun bertanya2 nak, kapan novel selanjut'a bisa terbit??? Tp gmn bs terbit, ditulis aja belum.. Hwadezig bgt dah!(^o^)v 3 years ago
  • @AetadaAsashi nah... Coba cek di @GagasMedia. Barangkali bisa bantu..(^o^)v 3 years ago
  • @AetadaAsashi nak, sperti'a km keliling d toko buku di tempat "cara cepat & hemat memelihara sapi ternak" pantes buku'a g ada..(^o^)v 3 years ago
  • Tanya: "Rin, bikin path napa!". Jawab: "ntar kl anak saia udh lahir ta bikinin path..." Hohoho(^o^)v 3 years ago
  • Hanya bersama dede utun yg semakin lincah menendang2.. Pertama: dy ngajak main. Kedua: dy lapar.. Obaiklah..(^o^)v 3 years ago
  • Yes as always... Tiap kali pertama di suatu tempat selalu: ga bisa tidur..(^o^)v 3 years ago

Ini tentang Arin ajah!

Click to view my Personality Profile page

Kuissssss, yang bisa berarti temen arin…

yang nyorat nyoret blog inih :)

POLING! POLING!

%d blogger menyukai ini: